Kehilangan papa bukan lah penghalang untuk terus melanjutkan meneruskan kuliah.
dengan kehilangan papa menjadikan cambuk bagi diri ku sendiri untuk mendapatkan beasiswa di kampus, untuk sedikit meringankan beban mama yang berangsur pulih..mama sudah bekerja menjadi manager disalah satu perusahaan milik kakaknya, tante ku. walau ku tau mama bisa saja membiayai kuliah ku penuh tapi aku yg dididik oleh papa sebagai perempuan 'cerdas' terus meningkatkan prestasi ku di kampus. dengan bangga aku mendapatkan IP 3,8 di smester ke 2 ku dengan berjuang 2x lipat dibandingkan teman2 ku dan berusaha meninggalkan dunia kemewahan yang dulu sering aku lakukan bersama mereka. Yang dulu aku dikenal sebagai putri manja yg slalu tersedia apapun yg aku butuhkan beralih menjadi perempuan kuat. aku tahu diri ku sangat ambisius dalam bidang apa pun itu (kecuali fisika&matematika) dan hal itu berhasil membuatku meraih apa pun yang aku mau.
Namun kesepian menghampiriku.. akibat menarik diri dari 'teman-teman mewah ku' aku kesepian. tersadar akan arti sahabat sejati..teman sejati tidak akan meninggalkan mu dalam kondisi apa pun itu! Tak lama aku mengenal 'C' senior ku dikampus yang lebih tua 3 tahun. dia sangat baik dan perhatian..laki2 penuh humor dan romantis bagi ku.namun sayang dia beragama lain.sempat ku menjauhinya, tapi dia berhasil meyakini ku akan 'indahnya perbedaan'. kami sangat dekat..begitu juga teman-temannya. setahun kami pacaran..pacar ku pun lulus kuliah.Namun sampai pada akhirnya dia pergi tak ada kabarnya. Hpnya dimatikan, ku beranikan diri umtuk menelepon rumahnya ternyata dia ia pindah rumah.. ada yg salah dengan ku? dengan hubungan ini? 3 bulan aku berusaha mencari nya sendirian..sampai aku putus asa, dan kudapati kabar dr teman2 kampusnya yg juga teman ku ternyata dia pergi entah kemana... rasa kecewa, marah ku lebih meledak ketika ku ketahui dia lari bagai pengecut karna hubungan kami diketahui oleh ibu nya dan dia lebih memilih meninggalkan ku tanpa kata karna takut diusir dari rumahnya.. Yang lebih 'menyedihkan' ibu nya mengumpatku habis2an karna aku 'berbeda ras' dengan mereka.. Sungguh picik pikirannya..
so i decide he's not deserve for me..
Rabu, 08 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar